Template by:
Free Blog Templates

Custom Search


Marquee Text Generator at TextSpace.net IP

Bacaan Anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

E-Reader, Buku Masa Depan


FRANKFURT - Sudah bukan rahasia lagi bahwa buku adalah jendela dunia, dengan buku kita bisa menambah ilmu yang terus diperbaharui. Dimana pun, dan kapapun, kita dituntut untuk membaca buku. Namun, membawa buku yang sangat banyak dan tebal, sering menjadi penghalang bagi kita yang suka membaca di manapun.

Tapi, itu semua akan segera berakhir. Di pameran Frankfurt Book Fair telah diperjualkan E-readers yaitu sebuah buku digital yang dapat menyimpan banyak tulisan dalam satu genggaman saja. Sebenarnya, E-readers bukan barang baru di dunia teknologi. Belakangan, E-reader ini mulai dilirik oleh pembeli seiring dengan pembenahan yang telah dilakukan untuk menyempurnakan E-readers ini.

Pengakuan ini dibenarkan oleh bagian penjualan Amazon dan Sony Reader yang membuat E-reader, menurut mereka, penjualan produknya mengalami peningkatan yang cepat dan signifikan.

E-reader ini sendiri berukuran kecil dan dapat mengakses teks buku dan koran yang diunduh langsung dari internet, selama ditunjang dengan koneksi Wi-Fii. Pembaca pun dimanjakan dengan ukuran layar yang besar, sehingga tulisan yang kecil dapat dibaca dengan jelas. Melihat peluang yang besar ini, Apple bahkan siap memberikan fitur seperti E-reader ini di iPodnya.

"Produk ini tercipta bagi pembaca setia yang mempunyai selera yang tinggi," ujar Jhon Makinson, Chief Executive Penerbit Penguin, seperti yang dilansir Reuters, Senin (20/10/2008).

Teknologi ini menurut salah satu penelitian menyebutkan akan mengalami peningkatan di bidang penjualan dari USD3,5 juta pada tahun 2007 menjadi USD291 juta pada tahun 2012 mendatang, apalagi internet kini mulai di serbu sebagai salah satu media penjualan yang menjanjikan.

E-reader ini sendiri mendapat tantangan terberat dari ponsel, karena perkembangan alat telekomunikasi ini juga melaju kencang. Jika, ponsel memasukkan fitur seperti E-reader, bisa dipastikan E-reader akan mengalami sedikit hambatan. Terlebih, pangsa pasar yang dibidik adalah orang yang berkantong tebal.

Produk buku digital ini dijual antara USD300 sampai USD400, bagi yang bukan pembaca sejati, tentu akan berpikir ulang. Tentu mereka lebih memilih memasukan fitur ini ke ponsel mereka. (srn)

COMUNITY